Photobucket

085840316900

Senin, 02 Februari 2009

LAgu BAru The CHangcuTERs MAiN SERONG di alBUm barunya


the changcuters akhirnya mengeluarkan album baru, tapi baru single hitnya yang keluar. lagu yang berjudul MAEN SERONG bisa di dengerin di myspacenya Changcuters dan Qibil changcut.

-------------------------------------------------------------------------------------------

DOWNLOAD LAGU MAEN SERONG

VIA 4SHARED

VIA RAPIDSHARED

-------------------------------------------------------------------------------------------

WOW MA...!

MAEN SERONG

Maen serong
Berbahaya but it so fun
melepas rasa penat dalam menjalin HUbungan...

buat para pemula sebaiknya jangan ikutan
perlu skill sejati agar tak jadi berantakan...

serong kanan..
serong kiri...
maen serong...
a..
a..
a..
asyik..

Maen serong hanya sekedar hiburan
jangan kebanyakan nanti kamu ketagihan

Bulatkan tekat dan..
Tentukan pilihan..
karena kita harus bisa saling jaga perasaan...

serong kanan..
serong kiri..
maen serong..
a..
a..
a..
asyik..

TARJAB 2



WOW MA !

Para CHANGCUT RANGER dimanapun anda berada, Denger-denger TC akan mengeluarkan TARJAB 2 yang akan mulai shooting tanggal 15 Februari 2009, Di tanya tentang kangen dengan Shooting Film Kang Tria dan Cs pun peNgen cepet-cepet shooting.  "Rencananya sih tanggal 15 februari nanti ampe DEsember", Canda Kang Tria ketika menjadi Bintang tamu di Inbox 5 februari kemaren. 

Tidak banyak yang diBeberkan oleh para Personil TC pada hari itu, yang jelas film TARIK JABRIX 2 ini diharapkan dapat mengikuti kesuksesan TARJAB 1. dan semoga Peran Wanitanya TYAS MIRASIH. he..., Peace TRIALISME !

Yah Kita tUnggu aja AKsi-aksi akang-akang TC di FILM ke-2 nya ini, semoga semakin SUSMAK dan DINGDAM.

keep WOW MA !

The CHangcuTERs BikiN KomiK

HAHAI...

lagi-lagi akang-akang TC biKIn sensasi, denger-denger dari para CR yang ada di FRIENDSTER. mereka pada bilang klo THE CHANGCUTERS mo bikin Komik. Mungkin mereka terinspirasi dari poto edisi SPEAK UP DIDINranger kali yak. He... (Narsis)

yah semoga aja TC bener-bener mo bikin komik, tapi harus nunggu mereka selesai shooting TARIK JABRIX 2. Hahai, emang super siBuk kang TC nih.

PEMBUATAN VIDEO KLIP MAIN SERONG




PEMBUATAN VIDEO KLIP MAIN SERONG

What's Up CHANGCUTRANGER. berhubung dengan dilirisnya album kedua THE CHANGCUTERS dan terpilihnya lagu MAIN SERONG sebagai single hitsnya, maka Manajemen TC memberikan kesempatan untuk para CR membuat Video Klip, VC langsung dikirim ke SCTV atau informasi jelas di www.sctv.co.id. saatnya Kreasi kamu di wujudkan dalam VC lagu MAIN SERONG.

Keep WOW MA !

The Changcuters Menebar "Racun", Menuai Popularitas



The Changcuters Menebar "Racun", Menuai Popularitas

BANYAK orang berpendapat, racun selalu menyakitkan, bahkan mematikan. Lalu, bagaimana jika racun tersebut malah digilai?

Racun itu sebenarnya sudah mewabah di Kota Bandung pada pertengahan tahun 2006. Namun, seiring perjalanan waktu, proses, dan keberuntungan, membuat racun itu saat ini menyebar ke berbagai kota di Indonesia. Racun yang digemari banyak orang itu bernama The Changcuters.

"Mencoba Sukses" yang diluncurkan 11 Agustus 2006 adalah album pertama The Changcuters yang dirilis minor label Masterplan Records milik Uki Peterpan. "Pria Idaman Wanita", "Gila-gilaan", atau "Hijrah ke London" adalah tiga hit yang sempat menjadi primadona radio-radio di Bandung saat itu. Ruang lingkup distribusi yang sempit membuat gaung The Changcuters hanya terasa di Bandung.

Dua tahun kemudian, Bandung sudah tidak mampu lagi memonopoli The Changcuters. Perpindahan dari minor ke major label Sony BMG tak kuasa membendung The Changcuters untuk merambah semua pelosok di Indonesia. Dengan album "Mencoba Sukses Kembali" (2008) yang mengandalkan single "Racun Dunia" dan "I Love U Bibeh" sebagai jagoan. Belum lagi efek "Tarix Jabrix", film perdana mereka yang ikut menyebarkan wabah fenomena The Changcuters di segmen anak, remaja, hingga dewasa. 

Selain musik berdarah garage rock yang energik, penampilan rapi berseragam dengan corak bervariasi dan stage act terkonsep adalah salah satu ciri khas yang melekat pada The Changcuters dalam setiap penampilannya. Sebuah konsep yang memang sudah dirancang matang sejak awal band ini didirikan pada 2004, sebagai wujud kesadaran bahwa penampilan audiovisual merupakan satu paket tak terpisahkan dalam dunia pertunjukan. Filosofinya cukup sederhana. "Kami tidak ingin di antara kami ada yang lebih keren atau menonjol daripada yang lain. Kalau pakai seragam semuanya kan sama, enggak ada sirik-sirikan. Lagi pula kita ingin menunjukkan pada remaja, bahwa berseragam itu keren," ujar Mohammad Iqbal alias Qibil (lead guitar), yang sering disebut sebagai "dalang" di balik penampilan The Changcuters.

Keseragaman ini sekaligus menjadi magnet visual The Changcuters, hingga membuat band ini enak dipandang dalam setiap aksi mereka, di luar dugaan mampu "meracuni" gaya busana ribuan Changcut Rangers, sebutan penggemar The Changcuters.

Menurut Qibil, ide berseragam tercetus spontan dalam suasana bercanda saat dia, Tria (vocal), dan Dipa (bas) yang merupakan the founding father of the band, berikrar membentuk sebuah band yang beda dan lebih mengutamakan gaya untuk bisa eksis. Citra band rock yang cenderung berantakan dalam hal fashion, ingin ditepis lewat penampilan elegan namun tetap berkarakter.

"Dari awal ikut audisi kami sudah berseragam. Bagi kami, yang penting mah penampilan dulu. Pokoknya ingin jadi band dengan citra menak (ningrat) dan enak dipandang kayak pegawai bank," ujar Qibil setengah bercanda.

Uniknya, tidak ada fashion stylist khusus yang merancang koleksi puluhan setel kostum panggung mereka. Qibil adalah sosok yang mencoba berinovasi dengan mendesain sendiri busana yang melekat di tubuh kurus masing-masing personel The Changcuters. Berkiblat pada gaya busana grup band tahun 20 hingga 60-an, dia berimprovisasi dan melakukan mix and match dengan gaya populer. Hasilnya, puluhan set kostum bernapaskan vintage, mulai dari jaket kulit, kemeja berdasi, rompi, jas, dan celana ketat dengan beragam model dan warna, menjadi pemanis atraksi panggung mereka. 

Prioritas utama pada gaya dan penampilan tidak serta merta membuat The Changcuters mengabaikan nilai musik mereka. Dengan segala influence yang dibawa masing-masing personel seperti Tria yang memuja rock ’n roll ala Rolling Stone, Dipa, Qibil, dan Erick yang menggandrungi britrock dan britpop, hingga metal yang digilai Alda, mereka sepakat menamai musik mereka "Garasi Rock ’n Roll ala Changcuters". Musik yang cenderung kental diwarnai garage rock juga rock ’n roll. 

"Kami tidak bisa mendefinisikan musik kami dan tidak pernah terbebani dengan definisi atau aliran tertentu. Pokoknya yang ngerock dan ngehits," kata Qibil.

Kebebasan itu pula yang diterapkan The Changcuters dalam proses kreatif penciptaan sebuah lagu. Hampir semua lagu The Changcuters, termasuk "Racun Dunia" dan "I Love U Bibeh" yang sukses meracuni berbagai media dan mendongkrak popularitas The Changcuters, menurut Qibil lahir dari jamming saat latihan. "Kita selalu membuat musiknya dulu dengan ngejam, liriknya baru diilhami cerita kehidupan sehari-hari," ujar Qibil. 

Tak lelah berkreasi, untuk lebih menancapkan "racun" di telinga penikmat musik tanah air, The Changcuters berencana untuk mengeluarkan album kedua yang konsepnya masih dirahasiakan. Untuk itu, mereka menjanjikan kejutan yang akan dipersembahkan sebagai jembatan ke album berikutnya tersebut. "Yang penting terus mengikuti konsep band, eksis terus sampai mati," ucap Tria mencoba serius.

Makanya, Tria dkk. lebih bergairah ketika menyebutkan kata "eksis" ketimbang "sukses". Pasalnya, mereka merasa jika kesuksesan hanya bisa diukur ketika mereka semua sudah berhenti berkarya. Mereka menilai, definisi sukses hanya bisa dinilai ketika orang lain bisa memetik manfaat dari proses menuju kesuksesan. "Tapi kalau masih menuju sukses, ya boleh lah," ucap Tria yang disertai anggukan dari empat temannya yang lain. 

Ya, dengan segala usahanya, The Changcuters mencoba untuk semakin menancapkan eksistensi. Lalu, cara apa yang bakal ditempuh? "Tetap tahu apa yang gaul, tetap dandan, harus tahu tren, maksudnya sadar diri, sadar tampang, jadi nanti walaupun sudah enggak eksis ya dieksiskan lagi," ucap Tria.


Sumber : Pikiran Rakyat Bandung

Sabtu, 31 Januari 2009

The Changcuters is a Smashing Rock n' Roll band

The Changcuters is a Smashing Rock n' Roll band that formed in Bandung, Indonesia in 2004, 19th September. We Offers you a different taste of Rock n' Roll, and we're Proudly say that we are The Next Big Things.. 

The Changcuters Are : 

- Tria Changcut (Lead Vocal, Harmonica And Tamborine) 
- Qibil Changcut (Lead Guitar, Keyboard, Vocals ) 
- Dipa Changcut (Bass And Strange Voices) 
- Alda Changcut (Guitars) 
- Erick Changcut (Drum and Percussions) 

TRIA is phsycotic singer with an extremely strong voice, looks and sounds like Mick Jagger, Jim Morrisson And Steven Taylor Mixed it all together,he has polite attitude but still you can feel Strong Vibration of Rock And Roll Surrounding him And you'll be amazed when you see him perform on stage!! 

QIBIL is a good guitar player he got the looks and he got the moves to be a great guitarist..influenced by Noel Gallagher and John Squier, he fills the songs with dinamic sounds and melodies that give you the creeps!! 

DIPA has the strongest character in Band..he is the decission maker and always come up with weird idea and stupid lyrics..He also has strange style for a bassist 

ALDA is a very good guitarist, he plays perfectly..he is a good looking shy guy and he doesnt speak very often..And the important thing is, he's the genuine heartbreaker..So Girls!! you better watchout... 

ERICK..hhhmmm...not much to say about this guy, except..He's GODDAMN GOOD with Drums..Bloody Marvelous!!


Sabtu, 17 Januari 2009

The cHANGCUterS





Sejarah Awal

Berawal dari persahabatan 3 orang pria yang hobinya exist, yaitu Tria , Qibil dan Dipa yang pada tahun 2000 berlajar di Fakultas Ilmu Komunikasi di sebuah Universitas Negeri Bandung. Selain bersama-sama kuliah di sana, mereka juga sangat gemar menghadiri acara-acara pentas musik yang marak berlangsung di kota Kembang. Dari mulai acara lokal yang skalanya kecil sampai dengan konser artis mancanegara. 

Hampir tiap acara musik mereka hadiri, hingga akhirnya pada suatu malam di tahun 2004, Tria, Qibil dan Dipa memiliki sebuah gagasan untuk membentuk Band, namun bukan sembarang Band, mereka ingin sesuatu yang baru dan menyegarkan, sesuatu yang tidak biasa, bahkan luar biasa, seperti halnya pemilihan nama bandnya yaitu THE CHANGCUTERS.


Sejarah Nama Band The Changcuters

Nama The Changcuters ini dipilih secara spontan, diambil dari nama seorang teman, tepatnya teman SMP Qibil yaitu Cahya yang nama panggilannya adalah “Cangcut” Begini ceritanya: Sebenarnya nama Changcuters sudah ada jauh sebelum mereka bertiga membentuk band. Pada awalnya Tria, Qibil dan Dipa serta beberapa teman kuliah mereka sering sekali berfoto ala anak Band, dan pada masa-masa mereka hobi berfoto ria, bertemulah mereka dengan Cahya yang nama panggilannya adalah “Cangcut”, Tria, Dipa dan teman2 lainnya merasa heran dengan nama panggilan itu..mereka merasa nama Cangcut tersebut adalah nama yang lucu..akhirnya setelah bertemu si “Cangcut”, kata2 cangcut menjadi panggilan akrab mereka seperti “Apa kabar Cut?”, “Kemana aja Cut?” dan lain-lain. Karena kejadian-kejadian itulah, akhirnya folder foto mereka yang bergaya anak band tersebut, dinamai dengan Changcuters dan akhirnya ketika Tria, Dipa dan Qibil memutuskan untuk membentuk Sebuah Rock N Roll Band mereka langsung sepakat kalo nama bandnya adalah THE CHANGCUTERS


Formasi The Changcuters

Pada tanggal 19 September 2004 The Changcuters terbentuk, Pada awalnya The Changcuters beranggotakan 3 Orang saja yaitu Tria (Vokal), Qibil (Gitar) dan Dipa (Bass) lalu untuk pengisi instrument lainnya mereka mengajak Alda (Gitar) dan Erick (Drum) sebagai additional Player. Alda adalah teman SMA Qibil dan pernah juga satu Band bersama Qibil semasa SMA, sedangkan Erick juga teman seband Qibil semasa SMP dan SMA awal. Formasi ini ternyata tidak berlangsung lama, Erick hanya dapat membantu sampai pada saat pembuatan demo awal The Changcuters yang berisi 4 lagu. Erick tidak dapat membantu kita karena pada saat itu Erick masi tergabung dalam Band lain.

Setelah berlatih dengan materi-materi lagu mereka sendiri akhirnya mereka merasa siap untuk segera tampil. Karena keterbatasan relasi, akhirnya mereka mencoba mengikuti audisi band agar bisa tampil di acara tersebut. Karena Erick tidak bisa membantu pada saat itu akhirnya posisi additional drummer diambil oleh Irwan yang merupakan teman dari teman mereka. Alhamdulillah, walaupun Irwan baru sekali latihan, The Changcuters berhasil lolos audisi dan manggung untuk pertama kalinya..Audisi demi audisi telah mereka lewati dan dari semua audisi, mereka selalu lolos dan berhasil manggung. 

Ternyata posisi Irwan pada drum tidak berlangsung lama, Irwan mengundurkan diri dari posisi additional drummer di tahun 2005 Akhir, setelah sebelumnya sempat membantu kita membuat demo kedua kita yang berisi 12 lagu.

Bertepatan dengan mengundurkan dirinya Irwan, Erick juga mengundurkan diri dari band lamanya. Tanpa pikir panjang lagi, Tria Qibil dan Dipa akhirnya mengajak Erick lagi dan menetapkan Erick dan Alda yang tadinya additional player sebagai personil tetap The Changcuters


The Changcuters Membuat Album



Dari awal audisi, The Changcuters sudah membawakan materi lagu sendiri. Materi tersebut sudah masuk ke radio-radio di Bandung dan sempat juga masuk chart teratas di acara indie chart di beberapa radio di Bandung. Berawal dari situ The Changcuters mulai dikenal luas terutama di Bandung. Banyak yang mulai menyukai The Changcuters dan banyak juga yang menanyakan album kita bisa didapatkan di mana. Atas dasar itulah The Changcuters memberanikan diri untuk membuat demo berisi 12 tembang yang pada awalnya akan kita release sendiri.

Pada saat mereka hendak mencari label rekaman, mereka bertemu Uki “Peterpan” yang dulunya pernah satu band dengan Qibil dan Erick. Mereka pada awalnya hanya ingin berkonsultasi dengan Uki tapi nasib berkata lain, ternyata Uki tertarik untuk memproduseri mereka karena pada saat itu Uki sedang mencoba membuat label rekaman baru yang bernama Masterplan Records dan The Changcuters menjadi releasan pertamanya. Singkat kata singkat cerita, album perdana The Changcuters pun release di bawah naungan Masterplan Records.

Album yang bertajuk “Mencoba Sukses” ini release pada tanggal 11 Agustus 2006 yang diiringi dengan launching album yang cukup spektakuler, yang mereka namakan “Konser Modal Nekat The Changcuters”, konser tunggal The Changcuters yang dihadiri oleh kurang lebih 10.000 orang


Mencoba Sukses Kembali


Diumur 2 tahun, sudah cukup banyak prestasi yang diukir The Changcuters antara lain menjadi Band Of The Year 2006 Versi majalah SMA, Rookie Of The Year 2006 versi salah satu radio swasta terkenal di Bandung dan lain sebagainya. Dan di umurnya yang ke 3 tahun, setelah habis kontrak dengan Masterplan Records, The Changcuters mendapatkan tawaran dari sebual label rekaman yang sudah sangat terkenal di Indonesia yaitu SONY&BMG Indonesia. Rencananya Sony&BMG akan merelease album repacked pada akhir 2007..Jadi untuk kamu yang mengaku Changcut Rangers sejati, mari kita dukung The Changcuters agar dapat terus berkarya sampai kakek-kakek..LETS ROCK N ROLL…Beli yang asli jangan yang bajakan..Wow..Maaaa’!!